PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL KORBAN CYBERBULLYING MELALUI MEDIA KOCETA (KOTAK CERITA)
DOI:
https://doi.org/10.58740/m-jp.v3i1.704Keywords:
Cyberbullying, Pendampingan Psikososial, KOCETA, Sekolah DasarAbstract
Perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko terjadinya cyberbullying pada anak usia sekolah dasar yang berdampak pada kondisi psikososial, seperti kecemasan, penurunan kepercayaan diri, dan gangguan interaksi sosial. Anak sebagai korban sering mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaan dan pengalaman yang dialami. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendampingan psikososial yang ramah anak dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media KOCETA (Kotak Cerita) sebagai sarana pendampingan psikososial dalam menurunkan kecemasan korban cyberbullying pada siswa SDN 04 Banaran, Sragen. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan psikososial melalui tahapan pemberian edukasi, diskusi, pengisian kuesioner, serta pendampingan menggunakan media KOCETA. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan evaluasi pascapendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian siswa dalam mengekspresikan perasaan, perbaikan interaksi sosial, serta penurunan tingkat kecemasan dan peningkatan kepercayaan diri. Media KOCETA terbukti efektif sebagai sarana ekspresi emosional yang aman dan mendukung pemulihan kondisi psikososial peserta didik. Dengan demikian, KOCETA dapat direkomendasikan sebagai media pendampingan psikososial yang aplikatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
References
R. Y. Septa Priana, N. Minh Tri, dan R. Fitriana, “Penguatan Literasi Digital untuk Pencegahan Cyberbullying bagi Generasi Z melalui Sosialisasi, Pelatihan Interaktif, dan Pendampingan di Kota Serang, Provinsi Banten,” J. Pengabdi. Masy. Indones., vol. 5, no. 5, hal. 1147–1155, 2025. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4153
K. Hardiyanti dan Y. Indawati, “Perlindungan Bagi Anak Korban Cyberbullying: Studi Di Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (Kpaid) Jawa Timur,” SIBATIK J. J. Ilm. Bid. Sos. Ekon. Budaya, Teknol. dan Pendidik., vol. 2, no. 4, hal. 1179–1198, 2023. https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i4.763
C. B. Jørgensen, J. T. Behrmann, J. Blaabjerg, K. A. Pettersen, dan K. M. Jensen de López, “Narrative therapy with children: A qualitative interview study with Danish therapists about the application of narrative practices,” Couns. Psychother. Res., vol. 24, no. 1, hal. 295–307, 2024. https://doi.org/10.1002/capr.12656
I. Nisa’, R. Ruslilliqo, K. Zahroh, dan M. Mas’odi, “Penggunaan Media Story Box Sebagai Media Pembelajaran Kemampuan Menyimak Sekolah Dasar,” J. IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, vol. 15, no. 2, hal. 204, 2024. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v15i2.5812
B. Ulum dan M. A. R. Asrori, “Peningkatan Literasi Digital Pada Siswa Sekolah Dasar Untuk Mencegah Cyberbullying,” J. Pengabdi. Masy. Bangsa, vol. 3, no. 8, hal. 4194–4201, 2025. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3241
H. Redman, G. J. Melendez-Torres, A. Bethel, dan J. Green, “The impact of school-based creative bibliotherapy interventions on child and adolescent mental health: a systematic review and realist synthesis protocol,” Syst. Rev., vol. 13, no. 1, 2024.https://doi.org/10.1186/s13643-024-02482-8
Primandani Arsi et al., “Literasi Digital Penggunaan Media Sosial Dalam Menangani Cyberbullying Di SD Al Izzah,” Jompa Abdi J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 2, hal. 131–136, 2025. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i2.1571
M. Flaim dan A. P. Blaisdell, “The comparative analysis of intelligence.,” Psychol. Bull., vol. 146, no. 12, hal. 1174–1199, 2020. https://doi.org/10.1037/bul0000306
C. Dueñas-Casado, D. Falla, R. Ortega-Ruiz, dan E. M. Romera, “Moral disengagement in primary school children involved in cyberbullying, bullying, and cybergossip,” Soc. Psychol. Educ., vol. 28, no. 1, 2025. https://doi.org/10.1007/s11218-025-10042-8
J. R. Polanin et al., “A Systematic Review and Meta-analysis of Interventions to Decrease Cyberbullying Perpetration and Victimization,” Prev. Sci., vol. 23, no. 3, hal. 439–454, 2022. https://doi.org/10.1007/s11121-021-01259-y
A. Chakan dan M. F. Millenio, “Protection of Cyberbullying Victims in Indonesia (An Overview of Law and Victimology),” Semarang State Univ. Undergrad. Law Soc. Rev., vol. 3, no. 1, hal. 1–26, 2023. https://doi.org/10.15294/lsr.v3i1.53757
M. Chicote-Beato, S. González-Víllora, A. R. Bodoque-Osma, dan R. Navarro, “Cyberbullying intervention and prevention programmes in Primary Education (6 to 12 years): A systematic review,” Aggress. Violent Behav., vol. 77, 2024. https://doi.org/10.1016/j.avb.2024.101938
N. Kucirkova dan M. Kamola, “Children’s stories and multisensory engagement: Insights from a cultural probes study,” Int. J. Educ. Res., vol. 114, 2022. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2022.101995[14] R. Pratiwi dan E. I. Eliasa, “Peran konselor sekolah dalam menangani cyberbullying melalui pembelajaran sosial emosional,” J. Pendidik Indones., vol. 5, no. 2, hal. 116–125, 2024. https://doi.org/10.61291/jpi.v6i2.125
R. Dennehy, S. Meaney, M. Cronin, dan E. Arensman, “The psychosocial impacts of cybervictimisation and barriers to seeking social support: Young people’s perspectives,” Child. Youth Serv. Rev., vol. 111, 2020. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.104872
D. K. S. Chong, V. J. Marimuttu, P. S. Hoe, C. S. E. Chew, dan A. S. Y. Ang, “Adolescent self-harm and suicide attempts: An analysis of emergency department presentations in Singapore,” Ann. Acad. Med. Singapore, vol. 54, no. 2, hal. 78–86, 2025. https://doi.org/10.47102/annals-acadmedsg.2024334
G. T. Siregar dan D. O. Siregar, “Strategi Pencegahan Cyberbullying Melalui Pemahaman Uu Ite Di Kalangan Mahasiswa,” J. PKM Hablum Minannas, vol. 3, no. 2, hal. 38–49, 2024. https://doi.org/10.47652/jhm.v3i2.579
I. F. B. Santoso, Y. L. Tirtoaji, M. S. Pradana, I. Sabiq, dan B. Basori, “Sosialisasi Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar Sidodadi Kecamatan Lawang Kabupaten Malang,” NYIUR-Dimas J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 2, hal. 45–54, 2023. https://doi.org/10.30984/nyiur.v3i2.519
Y. Rohmiyati et al., “Edukasi Interaktif untuk Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar melalui Program KKM,” J. Pengabdi. Masyarakat, Ilmu, dan Aksi, vol. 1, no. 2, hal. 63–71, 2025 https://doi.org/10.63203/abdimasia.v1i2.366
I. G. Sedana Suci, Marsono, I. W. Suyanta, I. B. K. Sindu Putra, P. Kamalia Jaya, dan I. A. Eka Suciari Putri, “Mini Box Theater: Development and Validation of an Innovative Storytelling Media for Children Aged 5-6 Years,” Golden Age J. Ilm. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, vol. 9, no. 3, hal. 487–501, 2024. https://doi.org/10.14421/jga.2024.93-10
J. Baldiwala dan T. Kanakia, “Using narrative therapy with children experiencing developmental disabilities and their families in India: A qualitative study,” J. Child Heal. Care, vol. 26, no. 2, hal. 307–318, 2022. https://doi.org/10.1177/13674935211014739
N. Willard, Cyberbullying and Cyberthreats: Responding to the Challenge of Online Social Aggression, Threats, and Distress. Champaign, IL, USA: Research Press, 2007
R. M. Kowalski, S. P. Limber, and P. W. Agatston, Cyberbullying: Bullying in the Digital Age, 2nd ed. Malden, MA, USA: Wiley-Blackwell, 2014.
E. B. Hurlock, Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta, Indonesia: Erlangga, 2011.
D. Pratiwi and M. Arifin, “Pemanfaatan media cerita sebagai sarana ekspresi emosional,” Jurnal Pendidikan Dasar, vol. 9, no. 2, pp. 123–131, 2018
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nofita Lestariningsih, Miratu Chaeroh, Firman Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













