MEMBANGUN TOLERANSI DAN SOLIDARITAS ANTARETNIS DI KOTA JAYAPURA
DOI:
https://doi.org/10.58740/m-jp.v3i3.879Keywords:
Toleransi, Solidaritas, Antaretnis, Keberagaman, Pengabdian MasyarakatAbstract
Kota Jayapura merupakan wilayah dengan tingkat keberagaman etnis, suku, agama, dan budaya yang tinggi. Dalam kehidupan mahasiswa, khususnya yang tinggal di asrama, keberagaman menjadi potensi untuk membangun kebersamaan, tetapi juga dapat memunculkan kesalahpahaman, stereotip, pengelompokan berdasarkan identitas etnis, dan terbatasnya interaksi positif antarmahasiswa. Kondisi tersebut melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Membangun Toleransi dan Solidaritas Antaretnis di Kota Jayapura” yang dilaksanakan pada 8 November 2025 bagi mahasiswa Asrama Kabupaten Mimika di Kota Jayapura. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, serta penguatan solidaritas dalam kehidupan bersama. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Asrama Kabupaten Mimika yang memiliki latar belakang suku, budaya, dan pengalaman sosial yang beragam. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dialog bersama, dan refleksi pengalaman mahasiswa dalam membangun hubungan sosial serta menghadapi perbedaan. Materi mencakup keberagaman, toleransi, solidaritas sosial, komunikasi antaretnis, serta pentingnya kerja sama dan persaudaraan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis, saling menghargai, dan memperkuat kebersamaan. Hal tersebut terlihat melalui partisipasi aktif dalam diskusi, keterbukaan menyampaikan pengalaman, dan komitmen bersama menciptakan lingkungan asrama yang inklusif dan kondusif. Kegiatan ini bermanfaat dalam memperkuat toleransi, solidaritas, dan persaudaraan antaretnis serta berpotensi dilanjutkan melalui dialog rutin, kegiatan kolaboratif, dan pendampingan berkelanjutan.
References
I. Ihsan, S. Sapriya, E. Malihah, S. Fitriasari, and R. A. Pramita, “Perkuatan Toleransi Mahasiswa melalui Integrasi Nilai Adat Moi Sorong Papua dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan,” Jurnal Moral Kemasyarakatan, vol. 10, no. 1, pp. 183–193, May 2025, doi: https://doi.org/10.21067/jmk.v10i1.11528.
N. Permata, “Solidaritas Sosial Dalam Pendidikan Berbasis Budaya Lokal.,” Jurnal Sosial Budaya dan Pendidikan, vol. 14, no. 1, pp. 40–50, 2021. https://doi.org/10.5678/jsbp.2021.14.1.40.
T. D. Lestari and N. Sa’adah, “Pendidikan Multikultural Solusi Atas Konflik Sosial: Indikasi Intoleran dalam Keberagaman ,” JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis), vol. 6, no. 2, pp. 140–154, 2021, https://doi.org/10.17977/um021v6i22021p140-154
D. L. Bawa, “Pendidikan Kewarganegaraan: Ikhtiar Mencegah Konflik dan Membina Toleransi,” TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 2, no. 02, pp. 139–147, Dec. 2017, doi: https://doi.org/10.26618/jtw.v2i02.1033.
J. Arum, “Praktik Sikap Toleransi Umat Beragama di Kampung Adat Desa Bajulan Kabupaten Nganjuk,” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, vol. 3, no. 1, pp. 505–512, 2025. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/2052/2205
Sukandarman Sukandarman and Ainur Rofiq Sofa, “Harmoni dalam Keberagaman: Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits,” Perspektif?: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, vol. 2, no. 4, pp. 128–144, Dec. 2024, doi: https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i4.1870.
S. Nurainun, G. S. Parlaungan, and R. P. Novridah, “Pengaruh Toleransi Sosial Terhadap Studi Tentang Persepsi dan Praktik Dalam Membangun Harmoni Sosial di Kalangan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Antropologi Unimed,” IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, vol. 3, no. 2, pp. 913–918, 2025. https://rayyanjurnal.com/index.php/IJEDR/article/download/5731/pdf
A. Hibatullah, S. Patasik, A. M. M. Mursyid, and W. Wariyatun, “Sikap Toleransi untuk Meningkatkan Kerukunan Hidup Beragama di Kampung Karya Bumi Namblong – Kabupaten Jayapura,” Jurnal Keilmuan dan Keislaman, vol. 2, no. 3, pp. 128–143, Sep. 2023, doi: https://doi.org/10.23917/jkk.v2i3.68.
J. E. Yulianto, D. Hodgetts, P. King, and J. H. Liu, “Navigating tensions in inter-ethnic marriages in Indonesia: Cultural, relational, spatial and material considerations,” International Journal of Intercultural Relations, vol. 86, pp. 227–239, Jan. 2022, doi: https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2021.12.008.
P. Irianto, “Civic Education on Acts of Intolerance in One of the Vocational High Schools in Jayapura, Papua,” Humaniora, vol. 15, no. 2, pp. 131–139, Dec. 2024, doi: https://doi.org/10.21512/humaniora.v15i2.12433.
N. J. Ni’mah, A. Khunifi, and F. Fihris, “Implementasi Nilai Toleransi Antarberagama di Sekolah: Sikap Guru Katolik Terhadap Tradisi Lebaran Prespektif Pendidikan Islam,” Jurnal Ilmiah Global Education, vol. 7, no. 1, pp. 1028–1038, Mar. 2026, doi: https://doi.org/10.55681/jige.v7i1.5342.
E. Edwan et al., “Relationship dalam Komunikasi Keberagaman Masyarakat di Kabupaten Sigi,” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, vol. 8, no. 5, pp. 5438–5444, May 2025, doi: https://doi.org/10.54371/jiip.v8i5.8010.
M. Fadel, A. Abubakar, and H. Haddade, “Implementasi Konsep Keluarga Sakinah Dan Sibaliparriq Dalam Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Kdrt),” Qolamuna?: Jurnal Studi Islam, vol. 8, no. 2, pp. 49–65, Feb. 2023, doi: https://doi.org/10.55120/qolamuna.v8i2.736.
N. M. Siregar, K. Kamaluddin, R. R. Nasution, and I. Y. Simamor, “Pentingnya Keterbukaan Terhadap Diversitas Budaya Dalam Proses Komunikasi Antarbudaya,” Jurnal Komunika Islamika?: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam, vol. 10, no. 2, pp. 91–101, 2023, doi: http://dx.doi.org/10.37064/jki.v10i2.24218
Marzuki, F. Febiantoni, and S. A. Aziz, “Penguatan Moderasi Beragama Bagi Guru Pendidikan Agama Islam di Daerah Istimewa Yogyakarta,” Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 2, no. 4, pp. 476–485, Oct. 2025, doi: https://doi.org/10.58740/m-jp.v2i4.608.
N. Rofiq, K. Nasution, U. Baroroh, R. Rahmawati, and N. Muhammad, “Perspektif Hukum Keluarga Islam Mensikapi Dampak Revolusi Indusri 4.0,” Iqtisad: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia, vol. 10, no. 1, pp. 71–92, Jun. 2023, doi: https://doi.org/10.31942/iq.v10i1.8263.
Nurwiati, T. A.-I. Asrul, A. Sama, R. Mitra, and V. V. Sanduan, “The Importance of Mutual Understanding and Respect In Multicultural Society ,” Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 2, no. 3, pp. 339–346, Aug. 2025, doi: https://doi.org/10.58740/m-jp.v2i3.506.
F. Fitriani, W. Kurniawati, M. Aryani, R. Wibawa, and B. D. Arfini, “Pendampingan Mahasiswa Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Interaksi Sosial,” Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 3, no. 2, pp. 222–230, Jun. 2026, doi: https://doi.org/10.58740/m-jp.v3i2.788.
F. Fitriani, W. Kurniawati, M. Aryani, R. Wibawa, and B. D. Arfini, “Pendampingan Mahasiswa Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Interaksi Sosial,” Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 3, no. 2, pp. 222–230, Jun. 2026, doi: https://doi.org/10.58740/m-jp.v3i2.788.
E. Frinanda, E. Lutfi, and S. Bahroni, “Kebaikan dalam Keberagaman: Menghargai dan Membantu Sesama,” Journal of Innovative and Creativity (Joecy), vol. 4, no. 3, pp. 82–88, Oct. 2024, doi: https://doi.org/10.31004/joecy.v4i3.143.
R. Mitra, E. Erwin, and S. Syahrizal, “Pengumpulan Uang Panggilan: Wujud Solidaritas Sosial Dalam Masyarakat Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman,” Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummanioramaniora, vol. 6, no. 2, p. 573, Jun. 2022, doi: https://doi.org/10.31604/jim.v6i2.2022.573-584.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurwiati, Nanita Tabuni, Taufiq Al Islam Asrul, Abinus Sama, Robi Mitra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









