PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PRODUKSI OBAT NYAMUK HERBAL BERBASIS DAUN SERAI PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
DOI:
https://doi.org/10.58740/m-jp.v3i2.871Keywords:
Daun Serai, Demam Berdarah Dengue, Obat Nyamuk Herbal, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Batam, khususnya wilayah pesisir Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, akibat keterbatasan akses layanan kesehatan dan tingginya ketergantungan terhadap obat nyamuk sintetis berbahan diklorvos dan DEET yang berisiko menimbulkan resistensi vektor serta gangguan kesehatan penggunanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir dalam memproduksi obat nyamuk herbal berbasis daun serai (Cymbopogon nardus L.) sebagai alternatif pencegahan DBD yang aman, murah, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Mei 2026 di Pulau Kasu, Kota Batam, dengan sasaran 30 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK, kader posyandu, dan Karang Taruna, bermitra dengan Puskesmas Belakang Padang dan Kelurahan Pulau Kasu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat (community empowerment) melalui empat tahap: pra-kegiatan, penyuluhan interaktif tentang epidemiologi DBD dan PSN 3M Plus, pelatihan pembuatan spray anti nyamuk metode maserasi etanol 70%, serta evaluasi pre-test/post-test menggunakan kuesioner 15 butir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 54,7 menjadi 86,3 atau meningkat sebesar 57,8%, dan seluruh peserta berhasil memproduksi 600 mL spray herbal konsentrasi 15% dengan karakteristik organoleptis yang baik serta harga pokok produksi Rp5.000–Rp7.000 per 100 mL. Disimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui produksi obat nyamuk herbal berbasis daun serai efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat pesisir dalam pencegahan DBD serta membuka peluang pengembangan UMKM warga sebagai bentuk keberlanjutan program.
References
A. Sudaryanto, W.-C. Liao, Y.-P. Lin, and W.-C. Ho, "Two decades of dengue in Indonesia: Long-term trends in incidence, mortality, and disability-adjusted life years, 2005–2024," Pathogens, vol. 15, no. 4, art. 373, 2026. https://doi.org/10.3390/pathogens15040373
M. F. D. Lusno, H. B. Notobroto, C. I. Prasasti, and H. S. W. Nugroho, "The need for active and integrated involvement of the community and health professionals in the prevention and control of dengue hemorrhagic fever in Indonesia," Pan African Medical Journal, vol. 47, art. 185, 2024. https://doi.org/10.11604/pamj.2024.47.185.43298
M. P. Iryanti, M. Raharjo, M. Martini, and N. E. Wahyuningsih, "Analisis spasial kejadian DBD dengan faktor lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Sei Panas Kota Batam," Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 23, no. 1, pp. 93–100, 2024. https://doi.org/10.14710/jkli.23.1.93-100
M. A. Baihaki, A. F. Andriyai, D. R. A. Handayani, D. N. Sari, N. A. T. Hanifah, and S. H. Istiqomah, "Pemanfaatan tanaman serai sebagai anti nyamuk dalam pencegahan penyakit DBD di Dusun Beran Kidul, Tridadi, Sleman, D.I. Yogyakarta," Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), vol. 1, no. 2, pp. 83–90, 2023. https://doi.org/10.54832/judimas.v1i2.130
Y. Herdiana, F. Ferdiansyah, and D. Runadi, "Pemanfaatan selasih dan serai sebagai antinyamuk demam berdarah herbal di Desa Cinunuk, Kabupaten Bandung," Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, vol. 11, no. 1, pp. 27–33, 2022. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v11i1.21132
I. N. Ashiyam et al., "Pemanfaatan tanaman serai sebagai obat pengusir nyamuk untuk pencegahan DBD mandiri di Desa Tegalrejo," Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 2, pp. 175–182, 2025. https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v4i2.6596
B. Khairani, B. Sanjaya, E. C. M. Sambas, S. Indriati, and Z. Zainarti, "Pemanfaatan ekstrak serai dalam pembuatan spray anti nyamuk sebagai upaya pencegahan kasus DBD di Desa Kepala Sungai," Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 4, no. 5, pp. 3409–3419, 2024. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.14342
A. P. Dewi and N. Lusiyana, "The repellency effect of lemongrass (Cymbopogon citratus) essential oil aromatherapy candle against Aedes aegypti," BALABA: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, vol. 19, no. 1, pp. 47–56, 2023. https://doi.org/10.22435/blb.v19i1.6474
D. W. Kurniawan, "The effectiveness of citronella oil microemulsion as a repellent of Aedes aegypti mosquito," International Journal of Applied Pharmaceutics, vol. 14, no. 3, pp. 56–60, 2022. https://doi.org/10.22159/ijap.2022v14i3.43764
M. Melviani, D. F. Nugraha, N. Novianty, and N. Noval, "Pelatihan pembuatan spray tanaman serai untuk mencegah DBD dalam meningkatkan kesehatan dan ekonomi keluarga," Indonesia Berdaya, vol. 4, no. 3, pp. 823–830, 2023. https://doi.org/10.47679/ib.2023502
B. Handoko, R. Adisonda, R. Dwi Hirma Windriyati, and B. Nur Rochman, "Pelatihan pembuatan alat perangkap nyamuk di Kelompok Ibu Hebat Karanggintung," Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 1, no. 1, pp. 127–132, 2024. https://doi.org/10.58740/m-jp.v1i1.208
S. Sulistyawati et al., "Dengue vector control through community empowerment: Lessons learned from a community-based study in Yogyakarta, Indonesia," International Journal of Environmental Research and Public Health, vol. 16, no. 6, art. 1013, 2019. https://doi.org/10.3390/ijerph16061013
W. Widyantoro, N. Nurjazuli, and Y. Hanani, "Pengendalian demam berdarah dengue (DBD) berbasis masyarakat di Indonesia: Systematic review," Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 10, no. 3, pp. 200–207, 2021. https://doi.org/10.33221/jikm.v10i03.999
S. Nurbaya, F. Andi, and Yusnaeni, "Edukasi kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) berbasis audio-visual," Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 2, no. 3, pp. 363–370, 2025. https://doi.org/10.58740/m-jp.v2i3.516
C. F. Claudia et al., "Sosialisasi dan pembuatan spray anti-nyamuk alami dari serai dan jeruk sebagai upaya pencegahan DBD," ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negri, vol. 2, no. 4, pp. 74–85, 2024. https://doi.org/10.61132/ardhi.v2i4.645
I. Wulansari, F. Athaillah, F. A. Gani, and Al Azhar, "Uji aktivitas ekstrak daun dan batang serai wangi (Cymbopogon nardus L.) sebagai insektisida terhadap nyamuk Culex spp.," Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner, vol. 7, no. 2, pp. 78–86, 2023. https://doi.org/10.21157/jim.vet.v7i2.28714
H. A. Luker, K. R. Salas, D. Esmaeili, F. O. Holguin, H. Bendzus-Mendoza, and I. A. Hansen, "Repellent efficacy of 20 essential oils on Aedes aegypti mosquitoes and Ixodes scapularis ticks in contact-repellency assays," Scientific Reports, vol. 13, art. 1705, 2023. https://doi.org/10.1038/s41598-023-28820-9
Maku, "Sosialisasi pencegahan stunting dan pembagian makanan tambahan untuk anak di Desa Waebela," Masyarakat: Jurnal Pengabdian, vol. 2, no. 1, pp. 41–47, 2025. https://doi.org/10.58740/m-jp.v2i1.334
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heldi Candra, Fifin Oktaviani, Aldhehita Ari Kusumawati, Alysa Dwirini, Marsyanda Azzahra Rizqy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









